Cara-cara Mendapatkan Modal bagi UMKM

Mar 15, 2025

Hai sobat Narasa semua, jika ingin memulai atau mengembangkan bisnis UMKM sering kali membutuhkan modal awal yang cukup besar untuk menunjang operasional bisnis. Namun, hal tersebut ada kalanya terasa berat dan membutuhkan bantuan modal usaha yang perlu dicari.

Ada banyak cara untuk mendapatkan bantuan modal. Tanpa adanya modal yang cukup, bisnis tentu tidak akan berjalan dengan baik. Maka dari itu, modal harus jadi salah satu hal utama yang harus dipersiapkan saat memulai usaha. Dengan strategi yang tepat, usaha yang akan dijalankan bisa tumbuh dan bersaing di pasar. Berikut merupakan cara-cara untuk mendapatkan bantuan modal untuk UMKM :

1. Mengajukan Kredit Usaha Rakyat (KUR)

Kredit Usaha Rakyat (KUR) adalah program pinjaman modal dengan bunga rendah yang disediakan oleh bank. KUR ini ditujukan untuk UMKM yang membutuhkan tambahan modal usaha.

2. Bantuan pemerintah

Pemerintah seringkali memberikan bantuan modal kepada UMKM melalui berbagai program. Pelaku usaha bisa mendaftar pada program seperti Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) yang dirancang khusus untuk membantu UMKM bertahan dan berkembang. Bantuan ini biasanya berupa hibah atau pinjaman lunak. Bagusnya lagi, umumnya program bantuan yang diadakan oleh pemerintah ini juga sudah sepaket dengan berbagai pelatihan untuk mengelola bisnis, sehingga pelaku usaha akan memiliki bekal yang cukup untuk keberlangsungan usaha.

3. Membangun Relasi dengan Komunitas UMKM

Bergabung dengan komunitas UMKM bisa membuka peluang untuk mendapatkan bantuan modal. Komunitas ini sering kali memiliki akses ke investor atau program bantuan modal. Selain itu, para pelaku usaha juga bisa mendapatkan tips dan strategi pengembangan bisnis yang bermanfaat dari para anggotanya.

4. Pinjaman dari bank

Mendapatkan bantuan modal usaha melalui pinjaman kredit bank menjadi pilihan umum banyak pelaku usaha. Cara mengajukan bantuan UMKM satu ini terhitung cukup mudah dan relatif lebih aman. Apalagi, sekarang kebanyakan bank besar sudah menyelenggarakan program bantuan UMKM mereka sendiri. Meskipun demikian, proses seleksi yang dilakukan termasuk ketat karena banyaknya peminat, dan pelaku usaha juga harus menyiapkan jaminan tertentu.

5. Pinjaman dari kerabat

Apabila mengajukan bantuan modal usaha dari bank tidak memungkinkan bagi pelaku usaha, terdapat cara lain yang bisa dilakukan yaitu meminjam uang dari teman atau keluarga dekat. Opsi ini juga populer di kalangan pengusaha baru karena biasanya kerabat tidak akan meminta jaminan atas uang yang mereka berikan. 

6. Penggadaian aset

Cara lainnya yang sering dilakukan oleh pelaku usaha yang membutuhkan bantuan modal usaha adalah menjual aset pribadi. Namun, jika tidak ingin kehilangan benda yang menjadi tebusan, aset tersebut bisa digadaikan saja. Dengan metode ini, pelaku usaha akan tetap memperoleh sejumlah modal untuk menutupi pengeluaran yang lebih kecil. Walaupun demikian, menggadaikan aset tidak 100% bebas risiko. Untuk menghindari kerugian, buatlah perencanaan yang matang agar bisa menebus aset yang diserahkan ke pegadaian dengan tepat waktu.

7. Menggunakan tabungan pribadi

Cara termudah untuk mendapatkan modal usaha adalah menggunakan tabungan pribadi. Meski demikian, cara ini membutuhkan kesabaran dan konsistensi. Apalagi jika pelaku usaha belum memiliki simpanan khusus untuk berbisnis dan harus memulai dari awal. Bagi pelaku usaha yang memiliki penghasilan tetap, pemasukan dari bonus atau THR juga bisa dimanfaatkan untuk tambahan modal usaha.

8. Mendaftar Program Inkubator Bisnis

Inkubator bisnis adalah program yang memberikan pendampingan, pelatihan, dan bantuan modal kepada startup atau UMKM yang baru berdiri. Pelaku usaha bisa mendaftar di program ini untuk mendapatkan pelatihan bisnis dan kesempatan mendapatkan modal. Selain itu, inkubator bisnis sering kali menyediakan networking dengan investor.

9. Ajang penggalangan dana

Berkat pesatnya perkembangan teknologi, pelaku usaha dapat menjangkau lebih banyak orang yang mungkin tertarik mendukung bisnis yang sedang dijalankan. Crowdfunding atau ajang penggalangan dana merupakan cara modern untuk mendapatkan modal dengan meminta dukungan. Pelaku usaha bisa membuat kampanye di platform crowdfunding dan menawarkan produk atau jasa sebagai imbalan bagi mereka yang memberikan dana. Platform yang bisa digunakan contohnya adalah seperti KitaBisa atau GoFundMe bisa menjadi opsi yang menarik.

10. Mengikuti Pelatihan Bisnis Berbasis Modal

Beberapa lembaga pelatihan bisnis menyediakan akses ke pendanaan bagi peserta pelatihannya. Selain mendapatkan ilmu yang berguna, pelaku usaha juga bisa mendapatkan modal tambahan setelah mengikuti pelatihan. Program ini biasanya bekerja sama dengan pemerintah atau lembaga keuangan. Dengan strategi yang tepat, pelaku usaha bisa mendapatkan modal yang dibutuhkan untuk mengembangkan bisnis kecil menjadi lebih besar dan sukses.

Syarat Mendapatkan Bantuan UMKM adalah sebagai berikut :

  • Warga Negara Indonesia (WNI) dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang valid.
  • Memiliki usaha mikroatau kecil yang sudah terdaftar di Dinas Koperasi
  • Tidak sedang menerima kredit dari perbankan dan memiliki rekening bankaktif untuk menerima bantuan.
  • Melengkapi proses verifikasi datadengan mengunggah dokumen yang dibutuhkan.

Ada beberapa cara mendaftarkan usaha untuk mendapatkan bantuan UMKM dari pemerintah, yaitu:

  • Online: Melalui situs resmi pemerintah atau platform bank yang menyalurkan dana hibah, seperti BRI, Mandiri, dan BNI.
  • Offline: Dengan mengunjungi kantor Dinas Koperasidan UKM terdekat untuk proses verifikasi data secara langsung.
  • Melalui Bank: Beberapa program bantuan UMKM bekerja sama dengan bank tertentu, sehingga rekening bankyang digunakan harus memenuhi persyaratan tertentu.

Berikut ini beberapa bantuan untuk UMKM yang bisa didapatkan :

  • Bantuan Tunai Langsung (BPUM):Ini adalah bentuk bantuan yang paling umum, di mana pemerintah memberikan uang tunai langsung kepada pelaku UMKM. Dana ini dapat digunakan untuk modal kerja, membeli bahan baku, atau mengembangkan usaha.
  • Kredit Usaha Rakyat (KUR):Program ini menawarkan pinjaman dengan bunga rendah dan persyaratan yang lebih mudah dibandingkan dengan pinjaman komersial. KUR sangat bermanfaat bagi UMKM yang membutuhkan modal untuk ekspansi bisnis.
  • Pelatihan dan Pendampingan:Pemerintah menyediakan berbagai program pelatihan untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM. Pelatihan ini mencakup berbagai aspek, mulai dari manajemen keuangan, pemasaran, hingga pengembangan produk.
  • Subsidi Pajak:Pemerintah memberikan keringanan pajak bagi UMKM untuk mengurangi beban biaya operasional.
  • Akses Permodalan Lain:Selain KUR, ada juga program-program lain yang menawarkan akses permodalan bagi UMKM, seperti penjaminan kredit dan equity

Nah sobat Narasa, ternyata ada banyak cara yang bisa dilakukan pelaku usaha untuk mendapatkan modal awal ya. Dari mulai mengikuti program pemerintah, penggadaian aset, melakukan pengglangan dana hingga mencari investor. Cara-cara tersebut memiliki keuntungan tersendiri. Hal yang terpenting adalah teruslah mencari informasi dan aktif mengikuti peluang yang ada. Dengan strategi yang tepat, pelaku usaha bisa mendapatkan modal yang dibutuhkan untuk mengembangkan usaha dan bisa menjadi sukes.

Semoga penjelasan dari mina bisa bermanfaat dan menjadi inspirasi bagi sobat Narasa semua ya.

Sumber artikel : https://blog.modalku.co.id/, https://blog.unmaha.ac.id/, https://www.bpjsketenagakerjaan.go.id/, https://izin.co.id/

Sumber gambar : https://linkumkm.id/